Musim Hujan, Bawang Merah Tidak Laku
BREBES – Tanaman Bawang
Merah di kanan-kiri desa Krasak terhampar luas, Selasa (11/4), berwarna hijau
tua menandakan tidak lama lagi akan dipanen. Akan tetapi, saat ini kendala datang
musim hujan. Menyebabkan hasil penjualan bawang merah turun drastis. Pengepul
bawang merah yang biasanya banyak berdatangan untuk berbelanja, sekarang tidak
sebanyak sebelumnya.
Ketika dikonfirmasi,
Abdul (55) petani mengatakan semua itu karena hujan yang membuat jalan rusak,
sehingga moda transportasi tidak
berjalan lancar bahkan banyak yang berhenti mengirim barang ke tempat
tujuan seperti Jakarta dan Palembang. Sulitnya perawatan merah ketika musim
hujan seperti ini, banyak yang busuk, “ujarnya”.
Banyak petani
mengeluhkan kondisi yang terjadi. Karenabawang merah yang di panen adalah
penghasilan utama. Mereka berharap pemerintah dapat membantu mengatasi problem
yang dialami petani. Sekedar informasi, petani di kota Brebes sebagian besar
bekerja sebagai penanam bawang merah yang merupakan penghasilan pokok dan
lainnya sambilan saja. Tersebar di beberapa kecamatan seperti Brebes,
Jatibarang, Wanasari, Songgom, Bulakamba, Tanjung, Larangan, Ketanggungan, dan
Kersana. Mereka berharap kondisi segera kembali normal dan penjualan bawang
merah kembali seperti semula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar