X

Rabu, 09 Juli 2014

Jurnalis Observasi



Musim Hujan, Bawang Merah Tidak Laku

BREBES – Tanaman Bawang Merah di kanan-kiri desa Krasak terhampar luas, Selasa (11/4), berwarna hijau tua menandakan tidak lama lagi akan dipanen. Akan tetapi, saat ini kendala datang musim hujan. Menyebabkan hasil penjualan bawang merah turun drastis. Pengepul bawang merah yang biasanya banyak berdatangan untuk berbelanja, sekarang tidak sebanyak sebelumnya.

Ketika dikonfirmasi, Abdul (55) petani mengatakan semua itu karena hujan yang membuat jalan rusak, sehingga moda transportasi tidak  berjalan lancar bahkan banyak yang berhenti mengirim barang ke tempat tujuan seperti Jakarta dan Palembang. Sulitnya perawatan merah ketika musim hujan seperti ini, banyak yang busuk, “ujarnya”.

Banyak petani mengeluhkan kondisi yang terjadi. Karenabawang merah yang di panen adalah penghasilan utama. Mereka berharap pemerintah dapat membantu mengatasi problem yang dialami petani. Sekedar informasi, petani di kota Brebes sebagian besar bekerja sebagai penanam bawang merah yang merupakan penghasilan pokok dan lainnya sambilan saja. Tersebar di beberapa kecamatan seperti Brebes, Jatibarang, Wanasari, Songgom, Bulakamba, Tanjung, Larangan, Ketanggungan, dan Kersana. Mereka berharap kondisi segera kembali normal dan penjualan bawang merah kembali seperti semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar