X

Sabtu, 21 Juni 2014

PUISI



"Menyerah atau berjuang"

menyerah? menyerah itu bukan sifatku
berjuang? apa yang aku perjuangkan

sudah terhitung empat kali Engkau menegurku
menegur untuk tak mengungkapkan,
semua yang ada di hati dan pikiran,
hingga dalam kepasrahan tuk sadar dan sabar,
apa yang harus dilakukan.
terlalu lama memendam, benih yang harus ditanam
dalam setiap degupan
setiap doa, ku selalu mendoakan Ia
dalam mimpi malamku, Engkau hadirkan Ia
Ia yang ada dalam nyata, nyata dalam pandangan
katakanlah padanya, tanpa kata, hanya diam.
Ia sadar apa yang dirasakan setiap insan,
dengan hati yang lapang, semua takkan hadir hanya dalam ingatan.
tapi hadir dalam jiwa, hati, pikiran, dan perasaan.
itulah pengharapan, untukku menyerah atau berjuang melawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar